Sunday, May 6, 2018

Cuka Apel untuk Jerawat, Diet dan Kesehatan: Manfaat, Cara, dan Efek Samping

at May 06, 2018

Cuka Apel untuk Jerawat, Diet dan Kesehatan: Manfaat, Cara, dan Efek Samping

Buat kamu yang belum tahu apa itu cuka apel, cuka apel merupakan larutan yang dibuat dengan cara memfermentasikan sari buah apel.
Cuka apel sendiri menjadi semakin populer di komunitas kesehatan dan komunitas pengobatan alami/herbal dikarenakan manfaatnya yang bagus untuk kesehatan.
Selain efektif untuk menghilangkan jerawat cuka apel juga bermanfaat untuk kesehatan, cuka apel memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan, seperti untuk menurunkan kadar gula darah, membantu menurunkan berat badan dan penurunan risiko terjangkit kanker.
APPLE CIDER VINEGAR UNTUK JERAWAT

Apakah menggunakan cuka apel untuk jerawat di wajah merupakan cara yang efektif? Mari kita temukan jawabannya di artikel ini.
Beberapa bahkan mengklaim cuka apel memiliki manfaat untuk menghilangkan jerawat.
Oleh karena itu, buat kamu yang memiliki masalah dengan jerawat dan ingin mencoba cuka apel sebagai opsi untuk menghilangkan jerawat, baca artikel ini sampai selesai ya untuk mengetahui jawabannya.
Cuka Apel untuk Jerawat: Apakah Efektif?
Manfaat Cuka Apel untuk Menghilangkan Jerawat
Pasti kamu akan bertanya-tanya, “Apakah cuka apel efektif untuk menghilangkan jerawat?” Apalagi jika kamu sebelumnya sudah menggunakan berbagai macam cara dan obat untuk menghilangkan jerawat.
1. Membantu Membunuh Bakteri Jerawat
Cuka (termasuk cuka apel) dikenal karena kemampuannya untuk membunuh banyak jenis bakteri dan virus. Cuka apel telah terbukti dapat mengurangi jumlah beberapa bakteri hingga 90% dan virus tertentu hingga 95%. Jadi, jenis bakteri yang berkontribusi terhadap munculnya jerawat di jawah dikenal sebagai Propionibacterium acnes, atau P. acnes. Meskipun belum banyak penelitian tentang kemampuan cuka apel untuk melawan bakteri P. acnes, ada beberapa penelitian tentang asam organik yang dikandung cuka apel. Cuka apel mengandung asam asetat, sitrat, asam laktat, dan suksinat, yang semuanya telah terbukti bisa membunuh P. acnes. Dalam sebuah penelitian, terdapat 22 orang memakai losion berbahan asam laktat ke wajah mereka dua kali sehari selama satu tahun. Kebanyakan dari mereka mengalami penurunan jerawat yang signifikan, sementara hanya dua orang yang mengalami peningkatan kurang dari 50%. Berdasarkan hasil penelitian ini, mungkin saja mengoleskan cuka apel ke kulit wajah Kamu bisa mengendalikan dan menghilangkan bakteri penyebab jerawat.
2. Dapat Mengurangi Jaringan Parut atau Luka Bekas Jerawat
Selain untuk menghilangkan  jerawat, cuka apel diklaim dapat mengurangi dan atau menghilangkan bekas luka atau jaringan parut di wajah akibat jerawat. Caranya bila dioleskan langsung ke kulit bekas luka (Catatan: Perhatikan dosis penggunaan karena kulit wajah sangat sensitif), beberapa kandungan asam organik yang ditemukan dalam cuka apel telah terbukti membantu hal ini (menghilangkan/mengurangi bekas luka atau jaringan parut akibat jerawat). Proses mengaplikasikan asam organik ke kulit sering disebut sebagai “chemical peeling.” Asam menghilangkan lapisan kulit luar yang rusak dan meningkatkan regenerasi sel kulit. Secara khusus, pengelupasan kimia dengan asam suksinat telah terbukti menekan peradangan yang disebabkan oleh P. acnes, yang dapat membantu mencegah jaringan parut muncul di kulit wajah. Asam laktat juga telah terbukti memperbaiki tekstur, pigmentasi, dan tampilan kulit pada individu dengan bekas jerawat.
Sementara studi tentang asam organik menunjukkan hasil yang menjanjikan, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efek cuka apel pada jaringan parut atau bekas luka. Satu hal yang harus diperhatikan, penggunaan cuka apel pada wajah harus diperhatikan pemakaiannya. Karena cuka apel mengandung asam dan kulit wajah termasuk sensitif, pasti ada efek samping yang dihasilkan ketika menggunakannya.
Sebaiknya, baca juga pembahasan efek samping cuka apel di bagian bawah artikel ini.
Cara Menggunakan Cuka Apel untuk Jerawat
Karena keasamannya yang tinggi, cuka apel harus diencerkan sebelum dioleskan ke kulit. Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana cara menggunakan cuka apel untuk wajah berjerawat yang bisa kamu coba di rumah:
Campur 1 bagian cuka apel dengan 3 bagian air (jika Kamu memiliki kulit yang lebih sensitif, sebaiknya menggunakan lebih banyak air). Ingat, perbandingannya 1:3.
Bersihkan wajah Kamu dengan sabun wajah dan keringkan dengan handuk/kain bersih.
Gunakan kapas atau cotton bud, lalu oleskan campuran cuka apel tadi ke kulit yang berjerawat dengan lembut.
Diamkan selama 5-20 detik, bilas dengan air dan keringkan dengan handuk/kain bersih.
Ulangi proses di atas 1-2 kali per hari.
Selain itu, Kamu bisa gunakan cuka apel organik yang mengandung “biang” atau ampas. Biang atau ampas adalah zat keruh yang biasanya meresap di bagian bawah botol. Biang atau ampas ini mengandung protein, enzim, dan bakteri bermanfaat yang jadi bagian penting dari cuka apel untuk memberikan manfaat terutama untuk kesehatan. Untuk alasan ini, cuka apel yang memiliki biang atau ampas dapat memberikan lebih banyak manfaat daripada cuka apel yang sudah disaring dan disuling.
Efek Samping Cuka Apel untuk Wajah dan Jerawat
1. Bisa Menimbulkan Rasa Panas/Luka Bakar Ringan
Cuka apel memiliki kandungan yang sangat asam secara alami. Karena itu, bisa menyebabkan rasa panas atau luka bakar bila dioleskan secara langsung ke kulit (wajah). Dalam kebanyakan kasus, luka bakar terjadi setelah kita menggunakan cuka apel secara langsung ke kulit dalam jangka waktu yang lama. Sedangkan penggunaan cuka apel dalam jangka waktu yang pendek (baru digunakan) cenderung jarang menyebabkan luka bakar. Untuk mencegah kerusakan kulit, cuka apel harus digunakan dalam jumlah kecil dan diencerkan/dicampurkan dengan air terlebih dahulu. Kamu juga harus menghindari penggunaan cuka apel pada kulit sensitif dan luka yang terbuka, karena lebih cenderung menyebabkan rasa sakit atau kerusakan kulit pada kasus tersebut. Jika Kamu mengoleskan cuka apel ke kulit dan merasakan rasa terbakar, coba lakukan pengenceran dengan lebih banyak air. Jika masih terasa sakit atau terbakar, sebaiknya segera berhenti menggunakan cuka apel karena kulit wajah kamu yang sensitif dan segera konsultasikan ke dokter.
Kesimpulan: Perlukah Menggunakan Cuka Cuka Apel untuk Mengobati Jerawat?
Cuka apel mengandung asam organik yang bisa membantu membunuh bakteri penyebab jerawat. Selain itu, cuka apel juga bisa membantu mengurangi munculnya bekas luka akibat jerawat. Namun, penelitian tentang hal ini belum banyak, dan beberapa kasus jerawat yang parah harus melakukan perawatan yang lebih ketat (di dokter atau rumah sakit). Selanjutnya, mengoleskan cuka sari apel langsung ke kulit bisa menyebabkan kerusakan kulit dan luka bakar, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau luka terbuka. Oleh karena itu, penggunaan cuka apel yang tidak tepat dapat menyebabkan lebih banyak kerugian daripada manfaat pada orang yang memiliki jerawat.
APPLE CIDER VINEGAR UNTUK DIET DAN KESEHATAN
Cuka apel merupakan cairan hasil fermentasi buah apel segar yang mengandung pektin, jenis serat larut air yang dapat mengikat kelebihan kolesterol dan logam berat dalam saluran usus dan membuangnya ke luar. Sebagai info saja, konon orang Mesir zaman dahulu kala sering memanfaatkan cuka apel dalam mengatasi masalah berat badan. Cuka apel juga sudah digunakan sejak ratusan tahun yang lalu untuk mengurangi nyeri pada artritis, mengobati sakit tenggorokan, jerawat dan gangguan kulit lainnya, hipertensi, rambut berketombe, kulit terbakar matahari, peningkatan kadar kolesterol. Namun kebanyakan semua itu hanya faktor kepercayaan/sugesti, karena tidak ada data ilmiah atau penelitian yang bisa membuktikan bahwa cuka apel memiliki berbagai khasiat yang disebutkan. Malahan, konsumsi senyawa asam asetat (asam cuka) tidak disarankan untuk berlebihan, karena dapat mengganggu kesehatan lambung, apalagi bagi mereka yang memang memiliki gangguan sistem pencernaan. Meski demikian, jika Anda ingin tetap mengkonsumsi cuka apel, kami sarankan untuk tidak berlebihan, maksimum 2 sendok makan sehari, dan sebaiknya dicampur dengan sari buah atau madu untuk mengencerkannya, agar tidak terlalu asam dan merusak lambung.
Berikut manfaat cuka apel untuk kesehatan;
1. Tinggi kandungan asam asetat yang memiliki efek biologis ampuh
Cuka diproses dengan dua langkah, yakni dengan menghancurkan apel dengan ragi, kemudian difermentasikan hingga menjadi alkohol. Selanjutnya setelah menjadi alkohol, larutan tersebut ditambahkan dengan bakteri yang setelah difermentasikan akan menjadi asam asetat. Asam asetet inilah yang menjadi komponen utama dalam cuka.
2. Membunuh banyak jenis bakteri
Selain kandungan asam asetat yang tinggi, cuka sari apel dapat membantu membunuh patogen, termasuk bakteri. Untuk itu cuka ini digunakan untuk membersihkan dan juga sebagai desinfektan tradisional untuk mengobati jamur, kuku, kutil hingga infeksi. Hippocrates yang merupakan bapak kedokteran bahkan menggunakan cuka untuk membersihkan luka sejak dua ribu tahun yang lalu. Selain itu adapula yang menggunakan cuka sebagai pengawet makanan alami.
3. Menurunkan kadar gula darah dan memerangi diabetes
Sejauh ini yang telah sukses diobati dengan cuka adalah pada mereka yang menderita diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 ditandai dengan gula darah tinggi, baik dalam konteks resistensi insulin atau ketidakmampuan untuk memproduksi insulin. Namun, gula darah juga dapat menjadi masalah pada orang yang tidak menderita diabetes. Hal tersebut diyakini dapat menjadi penyebab utama penuaan dalam berbagai penyakit kronis. Jadi sangat penting bagi setiap orang untuk menjaga gula darah agar tetap stabil. Cara yang paling efektif dalam menjaga kadar gula darah yang paling mudah adalah dengan menghindari karbohidrat olahan dan juga gula.
Cuka apel sudah terbukti memiliki banyak manfaat untuk  tingkat fungsi insulin dan gula darah, diantaranya:
Meningkatkan sensitivitas insulin selama mengkonsumsi karbohidrat yang tinggi dan secara signifikan menurunkan glukosa darah serta respon insulin.
Mengurangi gula darah sebesar 34% saat makan 50 gram roti putih.
Mengkonsumsi 2 sendok makan cuka sari apel sebelum tidur dapat mengurangi gula darah sebesar 4%
4. Membantu menurunkan berat badan
Manfaat cuka apel dalam menurunkan gula darah dan tingkat insulin menunjukkan bahwa cuka ini juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa cuka dapat meningkatkan rasa kenyang Anda lebih lama sehingga membantu Anda untuk mengkonsumsi kalori lebih sedikit (sekitar 200-275) dan berimbas pada berat badan yang terjaga.
5. Mengurangi kolesterol dan mencegah resiko penyakit jantung
Penyakit kardiovaskular saat ini menjadi penyebab kematian terbesar di dunia. Hal ini diketahui dari faktor biologis yang terukur terkait dari penurunan ataupun peningkatannya. Banyak studi yang sudah dilakukan, namun dengan menggunakan tikus sebagai bahan percobaan. Cuka sari apel memiliki kandungan trigliserida yang dapat menurunkan kolesterol, juga antioksidan yakni asam chlorogenic yang mampu melindungi partikel LDL menjadi teroksidasi. Ada juga studi yang menunjukkan bahwa cuka dapat mengurangi tekanan darah pada tikus.
Namun kita semua tahu bahwa apa yang bekerja pada hewan belum tentu bekerja pada manusia. Satu-satunya bukti hanya ditemukan dari studi obseravsional dari Harvard (Am J Clin Nutr. 1999 Mei; 69 (5): 890-7) yang menunjukkan bahwa wanita yang makan salad dressing dengan cuka memiliki penurunan resiko penyakit jantung.
6. Memiliki efek perlindungan terhadap kanker
Kanker adalah penyakit yang mengerikan dan ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Ada banyak pembahasan tentang efek anti-kanker dari cuka sari apel. Beberapa penelitian bahkan telah menunjukkan bahwa cuka dapat membunuh sel kanker dan tumor menyusut. Namun penelitian ini dilakukan di ruang isolasi dan menggunakan cuka beras bukan cuka sari apel.
EFEK SAMPING & JENIS
Tidak menimbulkan efek samping selama cuka apel tersebut digunakan sesuai aturan. Ada 2 macam jenis cuka apel menurut asal pembuatannya. Apple vinegar yang terbuat dari fermentasi sari apel, dan apple cider vinegar yang terbuat dari sari apel beralkohol (cider). Buat Anda yang muslim, jenis apple cider vinegar pastinya harus dihindari karena tidak halal.
DOSIS
Dosis umum: ½ -1 sdm cuka apel dicampur dengan segelas air. Mium 2-3 kali sehari beberapa menit sebelum makan. Dosis ini juga dianjurkan bagi penderita artritis. Untuk luka akibat sengatan matahari, dinginkan cuka apel dan kompreskan langsung pada kulit sakit.
Cuka apel sebaiknya dikonsumsi beberapa saat sebelum makan. Bila belum biasa dengan rasanya, boleh ditambah 1 sdt madu atau jus buah sebagai pengganti air. Untuk anak-anak, cukup 1 sdt saja. Sebagian ahli menganjurkan minum ekstra air 2-3 gelas setelah minum cuka apel untuk lebih mempercepat pengeluaran racun dan lemak. Cuka apel juga boleh dicampurkan dalam masakan atau salad.

Sekian info mengenai cuka apel yang bermanfaat untuk jerawat, diet dan kesehatan serta efek samping dan dosisnya. Semoga bermanfaat!!:)

0 comments:

Post a Comment

KONSEP&TUJUAN

Konsep Konsep yang akan ditawarkan melalui blog tersebut adalah dengan membuat bahasa maupun desain blog menjadi menarik dan sekreatif mung...

 

pinkshe.co Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos